Jumat, 30 Desember 2011

Inisiasi IKPPM Cab. Parigi yang ke-2


Description: F:\BlackBerry\pictures\IMG00047-20111226-0520.jpg

Salam kerabat.....
Menunggu saat2 penutupan inisiasi IKPPM cabang parigi yang ke-2 ............................................
Sedikit cerita yah, waktu kita duduk2 sambil nyanyi-nyanyi ini masah ada yg nangiiis. Tau wirda/mama nano kaan, ituu tuuh yang paling kerend + narsizzz abiis deeh...
Bukan hanya itu, ternyata inisiasi IKPPM cabang parigi yg ke-2 kemarin menjadi media introspeksi diri untuk kerabat2 baik ditingkat pusat, maupun cabang-cabang. Banyaknya kerabat2 yang sedang mengalami masalah itu tidak menjadi penghalang buat mereka untuk selalu hadir dan berkarya di IKPPM, ini membuktikan bahwa darah semua kerabat sudah menjadi satu, tak ada yang bisa memisahkan kita kerabat, apapun itu... mari kita jadikan masalah sebagai media penyatu diantara kita, karna dengan masalah kita menjadi saling “terbuka” satu sama lain, sehingga akan melahirkan saling memahami diantara kita...
Salam sejati.....

Kamis, 27 Oktober 2011

Dies Natalis IKPPM kab. Parigi Moutong



Tak terasa perjalanan bersama teman-teman di IKPPM sudah mencapai yang ke-9 tahun, tak sedikit pula cobaan yang kita lewati bersama-sama. Dengan Dies Natalis ini mari kita "Satukan Langkah Meraih Kejayaan". Dengan Dies Natalis ini IKPPM mempunyai beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan pada:

Hari/tgl : Jumat 28 Oktober 2011
Tempat : Bumi Perkemahan Paneki
Jam : 14.00 - Selesai


Tidak hanya itu IKPPM juga membuka pendaftaran untuk lomba "DOMINO" yang terbuka untuk Umum. Biaya pendaftaran Rp20.000/Anggota. Mari kita sukseskan Dies Natalis kita kali ini. makasih.

Catatan : Untuk yang berminat silahkan hub. Misna 085241351214.

Jumat, 09 September 2011

PENERIMAAN ANGGOTA BARU (IKPPM) PARIGI MOUTONG


Pengumuman...!!!


Salam Kekerabatan.........

Bagi Teman – teman Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa
Kabupaten Parigi Moutong

Kami Dari : 

IKATAN KEKERABATAN PEMUDA, PELAJAR DAN MAHASISWA (IKPPM)
PARIGI MOUTONG


“AKAN MENGADAKAN INISIASI”

INISIASI (PENERIMAAN ANGGOTA BARU)

DILAKSANAKAN PADA TANGGAL 17 S/D 18 SEPTEMBER 2011


INFO LEBIH LANJUT HUBUNGI
KOORDINATOR :

DULAH(UNTAD) : 081341329852
ROHID(STIK) : 085395158068
MOH. FAJRI(STIMIK) : 085241427184
NARDI (UNISMUH) : 085241227613
MAHA (UNISA-STAIN) : 081245343960
ACHO (AKP.JUSTICE) : 085241073683
FIKI (AKP.KAWATUNA) : 085256371462
NURUL(AKP.KAWATUNA) : 085244990717
IRMAN (STISIPOL-STIE) : 085285552388

Sekretariat PAN-PEL : Jalan Kangguru No.06 Palu Contact Person : 085242046040

Rabu, 17 Agustus 2011

HUT RI ke - 66; ''merdeka" atau "mende-Kah"...

Tanggal 17 Agustus 2011, genaplah usia tanah air kita menjadi 66 Tahun. Usia yang terbilang cukup lama melihat ketidakadilan terjadi di sudut-sudut kota negeri ini, usia yang begitu banyak menahan amarah ketika korupsi terjadi setiap saat yang terbilang cukup banyak merugikan anak-anak negeri. "Merdeka" seolah menjadi slogan bagi rakyat Indonesia untuk menutupi kebengisan para pemegang otoritas sehingga dapat menghalalkan tindakan yang berbau kebijakan yang diterapkan di Negeri ini.

Benarkah Negeri ini sudah merdeka? jika pertanyaan tersebut diarahkan pada orientasi kolonial, saya pun bersepakat bahwa negeri kita sudah lama merdeka. Namun, jika merdeka itu diartikan sebagai sebuah kebebasan maka dengan tegas saya ingin mengatakan bahwa negeri kita belum dan mungkin tidak akan pernah merdeka. "17 Agustus" menjadi sebuah slogan agar setiap tahun bangsa kita wajib mengingat jasa pejuang di masa lalu sehingga anak cucu mereka dibiarkan menjadi koruptor di Negara yang diperjuangkan oleh orang tua mereka. Sungguh aneh dan lucu Negeri Indonesia ini, kepekaan dan kepedulian akan hakikat berbangsa menjadi hilang terganti dengan keinginan untuk memperkaya diri sendiri dan kelompok.
 
Bagi Saya, yang terpenting dari kemerdekaan RI ini, substansi merdeka yang benar-benar dirasakan oleh setiap bangsa Indonesia baik dari segi ekonomi, sosial, budaya, politik dan sebagainya. Hilangkan 'konspirasi' yang bisa menumbalkan rakyat, mulai bangun tingkat kesejahteraan dengan mengedepankan sisi manusia daripada ekonomi sehingga perayaan HUT RI tidak menjadi sia-sia dan ceremonial belaka.
Sekali kata Merdeka Indonesia, maka otomatis rakyat pun sejahtera dan tidak tertindas (mende).

Senin, 15 Agustus 2011

IKPPM; wadah "bengkel" bukan "swalayan"

Sejak dibentuknya IKPPM menjadi wadah paguyuban yang memayungi setiap orang dari Parigi Moutong, bukan berarti bahwa IKPPM menjadi satu-satunya wadah di Parigi Moutong yang melabeli identitasnya dengan kata Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa. Karena selain IKPPM masih banyak organisasi yang juga cukup mumpuni dan dianggap kapabel untuk menaungi Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa.

Niat dasar keberadaan IKPPM adalah menciptakan sebuah kebersamaan baik dalam dimensi suka maupun duka, sehingga lambat laun kebersamaan tersebut dapat membuahkan tali kekerabatan yang tidak bisa dibatasi dengan 'darah'.

Tampilan IKPPM sebagai sebuah organisasi, bisa dibilang sangat berbeda dengan organisasi pada umumnya, karena sangat mengedepankan nilai kekerabatan yang merupakan "roh" organisasi. Sehingga IKPPM tidak membutuhkan kuantitas namun juga percaya bahwa kualitas bisa diraih dengan proses kebersamaan sesama kerabat.

Berangkat dari Motto "Bersatu dalam perbedaan dan berbeda dalam persatuan" merupakan sebuah landasan filosofi yang mempunyai arti bahwa IKPPM tidak memandang suku, agama, ras dan golongan karena semua itu hanyalah sebuah diskursus yang disadari menjadi pembeda namun bukan pertentangan. Selain itu IKPPM juga menganjurkan sebuah keberagaman dan bukan keseragaman.

Olehnya, IKPPM bukanlah wadah untuk meraih kepentingan pribadi sehingga orang bebas masuk dan berbuat atas kehendak sendiri. Organisasi ini hanyalah sebuah wadah yang menggembleng setiap orang untuk bisa berpikir dan bekerja demi kepentingan dan kemaslahatan masyarakat. 
Jayalah IKPPM..............................!!